MANAJEMEN ANESTESIA PADA ANAK LAKI LAKI USIA 4 TAHUN DENGAN WILM’S TUMOR

Tumor Wilms adalah tumor padat pada ginjal yang tersering ditemukan (>90%) pada anak-anak. Tumor Wilms disebut juga nefroblastoma, embrioma,adenosarkoma atau adenomiosarkoma.1 Diperkirakan insidensi tumor Wilms sebanyak 8 kasus tiap 1 juta anak usia kurang dari 15 tahun. Usia tersering kejadian tumor Wilms adalah pada usia 2-5 tahun, meskipun bisa terjadi pada neonatus, remaja atau dewasa. Tumor Wilms dapat berdiri sendiri atau disertai dengan kelainan kongenital yang lain seperti sindrom Beckwith-Widermann, sindrom Denys-Drash dan sindrom WAGR. Etiologi tumor Wilms belum diketahui dengan pasti. Diduga adanya mutasi gen WT1 yang berlokasi di kromosom 11p13 berkaitan dengan tumor Wilms.2 
 
Sekitar 25% tumor Wilms bersifat familial dan 75 % bersifat sporadik. Diagnosis tumor Wilms biasanya ditemukan secara kebetulan pada pemeriksaan rutin berupa adanya benjolan atau massa di daerah abdomen.Temuan klinis pada tumor Wilms adalah: Massa abdomen tanpa gejala (80%), nyeri perut atau hematuria ( 25 % ), infeksi saluran kemih dan varikokel (jarang), hipertensi, grosshematuria  dan demam (5-30%),anemia (dari perdarahan ke dalam tumor, jarang ) serta gejala pernapasan yang terkait dengan metastasis paru (sangat jarang).3 
 
Diagnosis ditegakkan dengan anamnesis, pemeriksaan fisis dan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan meliputi : laboratorium darah rutin, fungsi ginjal, fungsi hati, elektrolit, urinalisis, USG abdomen, foto thorax, CT scan abdomen dan thorax, BNO IVP, serta histopatologis sebagai gold standart. Setelah hasil pemeriksaan didapat kemudian dilakukan penentuan  stadium dan klasifikasi tumor Wilms untuk menentukan terapi selanjutnya. Dengan tindakan yang tepat meliputi operasi, kemoterapi dan radioterapi, prognosis tumor Wilms secara keseluruhan adalah baik dengan survival bebas gejala 91 % dan 83 % suvival bebas relaps selama 5 tahun.1 

click here for full text