ANESTESI REGIONAL BLOK SARAF PERIFER PASIEN NECROSIS OPEN DEGLOVING REGIO CRURIS DENGAN SAH SDH FRAKTUR BASSIS CRANII DAN OBESITAS

Trauma adalah penyebab paling umum keenam kematian secara global [WHO, 2011]. Di Amerika Serikat, hampir 30 juta pasien menerima perawatan medis untuk trauma setiap tahun [CDC, 2011], dan sebanyak 30% penderita trauma di rawat di unit perawatan intensif (ICU) Amerika Serikat [Mackenzie et al., 2007]. Di bagian gawat darurat, 91% dari pasien trauma yang sakit [Berben et al., 2008], Anestesi regional (RA) bisa mengurangi nyeri pada banyak pasien ini. Epidural, blok kaudal,spinal anestesi dan blok perifer anestesi dikenal sebagai regional anestesi. Regional anestesi semakin banyak digunakan anestesilogis, memberikan alternatif pilihan selain general anestesi. Teknik tersebut juga digunakan bersamaan dengan general anestesi atau untuk postoperative analgesia dan untuk managemen nyeri akut dan kronik. (Fredrickson M 2006) Obesitas adalah suatu kondisi dimana lemak tubuh berlebihan dengan implikasi kesehatan yang merugikan termasuk meningkatnya resiko hipertensi, penyakit arteri koroner, hyperlipidemia, diabetes mellitus, penyakit kandung empedu, penyakit sendi degeneratif, obstructive sleep apnea (OSA = gangguan nafas saat tidur), dan gangguan psikologs dan sosial ekonomi (Ogunnaike BO, Whitten CW: Anesthesia and obesity. Dalam Barash PG, Cullen BF, Stoelting RK [eds]: Clinical Anesthesia , hal. 1038-1052. Philadelphia, Lippincott Williams & Wilkins, 2006). Dalam obesitas android (pusat), jaringan adipose terletak terutama pada tubuh atas (distribusi truncal) dan terkait dengan meningkatnya konsumsi oksigen dan meningkatnya insiden penyakit kardiovaskuler. Dalam obesitas gynecoid (tepi), jaringan adipose terletak terutama pada pinggul, pantat dan paha. Lemak ini kurang aktif dicerna jadi hal ini tidak berkaitan terlalu erat dengan penyakit kardiovaskuler.